Perahu Kertas the movie

Image

Perahu Kertas.

Ini film novel-based pertama yang saya baca novel dulu baru nonton film. Lain dengan film adaptasi novel yang katanya mengecewakan karena terlalu banyak interpretasi dan visualisasi yang tidak sesuai dengan novel aslinya, film ini adalah photocopy dari novel aslinya. Apa yang saya baca di novel ada di film ini.

Ada yang bilang film ini dull… Yah, namanya juga manusia, repot kalo nurutin maunya satu-satu. Kalo sutradara beimprovisasi, katanya tidak sesuai dengan novel yang dibaca. Tapi juga kalo diangkat habis seperti apa yang ada di novel, dibilang monoton dan nggak berkembang.

Baiklah, tinggalkan saja itu. Mari kita bicara tentang pemain dan karakternya dahulu. Karakter Kugy mendekati 90 persen apa yang saya bayangkan di novel. Gigi kelincinya, begonya, tapi kurang plagmatis. Keenan kurang mengena, matanya kurang tajam, kurang cuek, terlalu banyak senyum dan… terlalu unyu. Pemeran Noni dan Eko okeh. Wanda ngganggu banget, biarpun dari Aussie dia terlalu bule. Pemeran Luhde baik! dan yang paling juara adalah Remi! Reza Rahadian memang keren aktingnya. Bisa masuk ke peran apapun dan pas banget memainkannya.

Visualisasi yang diusung Hanung sangat keren. Kamar kost Noni dan Kugy settingannya pas. Saya juga suka visual malam tahun baru dimana ibu Keenan (sambil memegang kembang api) mendapati suaminya terkena stroke. Overall rada klise visualisalinya, tapi bagus. Juga joke saat Eko dan Noni ijab kabul, klasik tapi lucu.

Overall, film ini cukupp bagus dan menghibur. Saya akan nunggu sekuelnya bulan Oktober mendatang.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s