Free Will

Akhirnya, pada detik ini… saya punya sedikit kekuatan untuk berkata : ya sudahlah… saya harus melanjutkan hidup saya. Sekali lagi saya tidak tau, kekuatan apa yang memampukan saya untuk berkata seperti ini. Tapi bergumul dan berdoa, berkomunikasi dengan Tuhan saya membuat saya bisa, meskipun sedikit, untuk mendongak dan melihat dunia kembali… 

Pagi ini saya kembali berdoa, agar Tuhan memampukan saya untuk melewati ini semua. Saya tidak bisa mengelak dari kejadian ini karena ini adalah keputusan saya dan saya harus menjalaninya. Sebuah refleksi, ika ada pilihan pilihan hidup yang datang pada saya, apapun yang saya putuskan adalah privilege saya sebagai manusia yang punya free will, there’s nothing to do with God. God knows what best for me, tapi sekali lagi manusia punya free will. Tuhan hanya memperhatikan dan tugas Beliau adalah menolong manusia jika dalam menjalani keputusan itu manusia mempunyai kesulitan. Seperti saya yang membiarkan diri terlarut dalam perasaan, padahal saya punya pilihan untuk berkata tidak meskipun itu sulit dilakukan, dan sekarang saya sedang tertatih-tatih menjalani keputusan saya..

Saya kenal diri saya sendiri dan saya sangat tidak bisa menolak apa yang saya rasakan… dan saya yakin Tuhan tau itu… tapi privilege saya sebagai manusia yang punya free will membuat Tuhan “mundur” sejenak, menyerahkan segala keputusan pada diri saya sepenuhnya. Namun sebelum itu Tuhan berbisik melalui hati nurani saya, memberitahu apa yang terbaik buat saya yaitu, saya harus berkata tidak dan mundur saja. Apa pasal saya harus mundur? Jawaban ini yang saya tidak tau, it’s God’s mystery. 

Saya putuskan untuk mengikuti perasaan saya, dan ternyata makin kesini makin nggak jelas dan menjurus pada masa dimana saya harus benar-benar mundur.. Tapi disisi lain saya masih berharap, bahwa keadaan akan menjadi seperti yang saya bayangkan; dia dan saya bisa bersama. Sigh… berat… tapi saya yakin Tuhan akan memerankan perannya. Saya sudah angkat tangan dengan keputusan saya… dan saya yakin Tuhan akan turun tangan, entah dengan cara apa.. Tapi yang pasti saya akan bisa melalui ini semua dengan kuat. Apapun hasilnya nanti: mundur atau bersama.

 

Image

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s