Petrichor

Hujan, kambing hitam? Sudah bertahun-tahun dan tak bisa berdamai dengan hujan… 

Banyak kenangan yang dibawa hujan, kenangan kita.

Ingat pertemuan kita tujuh tahun silam? Hujanlah yang mempertemukan kita. Kampus psikologi, hujan deras, pohon cemara, warnet dan hujan. Kombinasi ganjil.

Hujan juga yang membuat kita semakin erat. Sidoarjo, rumah baruku, rumah barumu, beranda belakang, warung mie ayam dan hujan.

Hujan juga yang yang membuat kita berkhianat. Lelakimu, perempuanku, telinga yang tak sabar, membuat kita jadi bajingan… dan hujan.

Namun hujan juga yang membuat kita selalu bertemu… fuck you!

Image

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s