Kosong

Pernah merasakan kesepian yang sangat saat berada di tengah hingar bingar sekitar? Atau begitu merasakan kekosongan setiba di rumah setelah selesai hang out dengan teman-teman?

Saya pernah… beberapa kali. Biasanya kalau saya lagi “hang” di tengah keramaian, saya akan lebih banyak diam, lebih banyak mendengar dan paling banter senyum maksa.

Kalau seperti itu saya akan paksa salah satu teman saya untuk menginap di rumah. Tapi kadang trik itu gagal, ada kalanya rasa kosong itu muncul pada saat saya sudah ada di depan pagar rumah. Kalau sudah begini saya biasanya memutar haluan ke warung kopi terdekat. Sekedar menyeruput kopi atau mendengar omong kosong percakapan orang-orang yang ada di situ. Atau kalau sudah terlalu lelah untuk ngopi, saya lebih milih berdiam menghabiskan rokok di teras rumah sambil menghitung berapa kali satpam kompleks memukul kentongan besi penanda waktu.

Yah, penyebabnya itu… #mulai menye-menye

Kemaren saya ngobrol dengan teman tentang masa lalu, tentang masa sekarang dan masa depan. Tidak terlalu banyak karena saya tidak begitu dekat dengannya jadi masih ada dinding-dinding yang perlu dipertahankan agar tidak terpenetrasi. Tapi pada dasarnya, ada satu point yang bisa didapat; ada ruang kosong yang belum terisi pada diri saya… (kost2an kali…)

Saya pikir-pikir ada benarnya juga, pada masanya.. saat saya pulang hangout dan waktunya pisah… ditengah jalan tiba-tiba saya galau setengah mati… dan tanpa sadar saya bilang : I should’ve been with you.. yes, you! Saya seharusnya saat ini lagi sama kamu… pulang berdua, saya nggak sendirian. Oh God…. kalo sudah gini saya langsung ancang-2 nelpon salah satu teman untuk diculik atau cari warung kopi yang masih ramai.

Ada ruang kosong yang masih belum terisi, dan ini bahaya… Yap, balik lagi nggak bisa move on. Seperti batu yang terbelah dua, sisi-sisinya hanya akan bisa pas jika disambung dengan pecahan batu yang sama. Tapi pecahan batu yang satunya sudah hilang, pergi.. dan sekarang saya yang mencoba mencari batu yang sisinya mirip untuk disambung.. ada yang mirip tapi pasti tidak pas… ada yang pas tapi pasti out of my league… hahahah #kasian

Tapi ya itulah… saya memilih untuk terus mencari yang pas daripada memaksakan yang tidak pas… Orang kata apa terserah.. saya jalani pilihan saya dan tanggung semua konsekuensinya… Pasti bisa.

http://dahlenje.blogspot.com/2011/04/empty.html
http://dahlenje.blogspot.com/2011/04/empty.html

 

6 thoughts on “Kosong

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s