Surat Untuk Tuhan

Maafkan aku Tuhan, aku jadi orang cengeng lagi. Aku mau cerita, meskipun Kau sudah tahu apa yang terjadi, aku mau Kamu jadi tempat sampahku, aku gak ngurus kalo Kamu bosen dengan cerita ini, lagipula kalo aku nggak cerita sama Kamu, dengan siapa lagi aku cerita?

Yah, masih dengan orang yang sama.. orang itu. Ketemu sama dia kayak nemu emas buatku. Perasaanku masih sama sampai sekarang, setelah bertahun-tahun berlalu. Aku masih sayang sama dia.

Kalau Kamu bilang ini hubungan terlarang, yo wes lah aku ambil konsekuensinya. Aku sudah coba banyak hal untuk memutus perasaan ini. Jarak? sudah.. hapus kontak? sudah… apalagi? Ngucapin mantra ala Mario Teguh dan sugesti diri sendiri kayak orang gila? Malese Tuhan..

Kalo boleh aku minta, kalo boleh nih… Jadikan aku dan dia jodoh. Hidup bahagia, hapily ever after. Tapi kalo memang dia bukan buatku, hilangkan perasaan ini dengan kuasaMu.. I don’t know some kind of mujizat mungkin? Yang jelas kalo memang demikian, perasaanku ke dia dihilangkan bukan karena usahaku. Sebab Kamu tau sendiri lah kemampuanku seberapa…

Wes talah Tuhan, urusen iki sek… satu iniiiiiii saja, untuk tahun ini.

Sebentar, kalo Kamu kamu ngasih aku pelajaran dengan hubungan ini, pelajaran apa yang ingin Kamu ajarkan? Memberi tanpa pamrih? You can’t lose what you never have? atau apa? Mbok ya kasih pelajaran dengan media lain dong Tuhan, jangan pake media asmara… aku gak kuat.

Mbohlah Tuhan, aku pengen tidur aja… aku kesel.

11 thoughts on “Surat Untuk Tuhan

      1. Hahaha… apa perlu saya buatkan satu postingan untuk kang mas johanes? Memagn betul, dalam takaran cinta otak wanita berbanding 1 : 9 dengan hawa nafsunya, namun wanita mudah sembuh dari luka, karena hatinya masih ada 8. Dan pria, otaknya 9 : 1 hatinya, encer otaknya minteri wanita, gombal, dan membohongi wanita, tapi ketika hati ne sing setunggal ilang bin kobongen, lah wis koyok sampean iki… hahahahaha…. hajar terus, galau is not crime….

      2. mesti kaget iki, hehe aku yo asline wong jogja separuh non jogja, saiki sampean ki jane arek suroboyonan boso ne. yo wis, tak garap sesuk, Teori Junaz, sedep senut poll :p

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s