Bagiku ini belum usai…

Buat lelaki, ditolak itu lebih terhormat daripada memendam rasa yang tak terungkap.

Image

Sebenarnya sebelum aku ungkapkan, kamu pasti bisa membaca gelagatku. Dan aku juga bisa membaca keputusan apa yang akan aku terima jika aku ungkapkan perasaan ini. Diungkapkan atau tak diungkapkan.. toh keputusannya bakal sama. Tapi demi memenuhi ego lelakiku, aku utarakan juga.

Buatmu ini sudah berakhir… tapi tidak buatku.. Aku akan melangkah ke babak berikutnya. Kamu boleh melukaiku semaumu… tapi aku tidak akan berhenti.

Aku sadar konsekuensi yang akan kuhadapi… separah-parahnya paling juga terbangun di siang hari bolong, karena memimpikanmu di sela tidur siang yang hanya sepuluh menit. Lalu kecewa karena itu hanya mimpi.

Laki-laki itu hidup atas apa yang dipercayainya, Sayangku…. Dan aku percaya cintamu, -suatu saat- akan jadi milikku.. Dan aku percaya, bukankah air itu lebih besar kuasanya atas batu? Aku akan menunggu… menunggu atas jarak dan waktu kita yang memisah, karena yang aku punya cuma cinta dan waktu.

Ini belum usai peri cintaku….

Catatan lelaki patah hati, November 2013.

14 thoughts on “Bagiku ini belum usai…

      1. -____-” hahahah piye kabare? karena pajang foto di blog mengenai rel kereta api, aku sudah hunting foto dengan bantuan teman. Temanya aku ikut latah, rel kereta api :p

      2. modelnya gadis ukraina, selebihnya private session foto dengan tukang fotonya, menjelang preweedding mas ^__^ giliran aku yang di foto. :p

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s