Benefit of A Writer

Masih tentang kesukaan saya menulis. Ternyata kemarin saya dapat benefit (bahasa kekiniannya saya diendors) dari League, karena saya menulis event League Grip The Road 2016 di blog ini. Nggak tanggung-tanggung, saya diberi slot gratis untuk mengikuti event ini, dan…. sepasang sepatu lari dan sebuah jersey produk League.

Saya diminta datang ke salah satu tenant Grand City, Sportindo dan memilih sepatu dan jerseynya; model semau saya dan harga berapa pun. Serius? Apakah saya semacam sudah menjadi artis? Saya girang bukan kepalang. Iya lah, seumur-umur baru kali ini saya diendors, hahhhahahahahah.

Di tengah hebohnya saya memilih sepatu dan jersey (mumpung tinggal tunjuk dan gratis) tiba-tiba saya ingat janji saya pada diri saya sendiri untuk membelikan sepasang sepatu untuk teman saya, setahun yang lalu.

Saya galau? Pasti. Secara ini adalah kesempatan langka untuk punya sepatu tanpa harus keluar duit sedikit pun. Kapan lagi saya bisa ngerasa jadi artis, diendors dan hidup dalam keglamouran… halah! Tapi jiwa artis saya kalah dengan ibu peri yang diam di hati saya. Dalam batin saya, bisikan itu begitu kuat. Hey.. Jo.. jomblo! Kamu sudah punya niat dari tahun lalu membelikan temanmu sepatu, dan sekarang kamu punya kesempatan untuk mewujudkannya. Lagi pula, sepatu larimu sudah banyak. Sekarang waktunya berbagi. 

Dan begitulah, saya merelakan sepatu saya yang paling berharga dan bersejarah -karena ini endorsan pertama saya- untuk teman saya. Tapi masih dong, saya heboh milih sepatu terbaik (baca : termahal) hahahahahha….

Well, malam itu juga saya mengabarkan bahwa saya punya sepatu buat dia, dan mengajaknya ikut lari bersama saya. Dia mengiyakan. You know what? Seketika itu juga hati saya merekah, ada kebahagiaan bertubi-tubi yang membuat mata saya berkaca-kaca, kegirangan tak terhingga. Yang saya rasakan malam itu luar biasa, tidak akan pernah bisa diukur dengan materi dan tidak akan pernah bisa dibeli.

I was so thankful last night. Tuhan mengajarkan saya untuk melakukan kebaikan, agar kebaikan itu menular, tetap ada dan kontinyu. Dan saya diberi kesempatan untuk melakukannya semalam. Tuhan hebat kan?

Perihal memberi, terlihat seperti mengurangi jumlah sesuatu yang kita punya. Itu hukum dunia. Tapi masalahnya saya tidak mengikuti hukum dunia, jadi saya tidak merasa kehilangan. Lagi pula, saya sudah diberi lebih banyak oleh Tuhan. Perbuatan semalam itu nggak sebanding dengan apa yang sudah saya dapat, it’s just a small piece of cake.

Saya berterimakasih pada League karena mengendors saya, Grand City (Mbak Mia) yang sudah memberi saya kesempatan menulis event, dan teman saya yang sudah sudi menerima sepatu dan mau berlari bersama saya. And the biggest one is for JC, mentor utama saya dan juga Billy Lantang, mentor saya yang kesekian🙂.

Keep doing a good thing.🙂

 

 

 

One thought on “Benefit of A Writer

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s