The Credit

PO SI PAGAR

Setalah buku Dear Mama dicetak – kebetulan judul tulisan saya “Selendang Drupadi” menjadi judul utama buku tersebut – tulisan saya yang lain kembali naik cetak, bersama teman-teman penulis di Storial.co.

Buku ini berjudul “Si Pagar dan Cerita Lainnya”, mengisahkan kehidupan sehari-hari dengan sudut pandang benda mati. Ada lima belas cerita yang ditulis oleh sepuluh penulis, yakni; Shindy (si pemrakarsa, the core of the project), Nanda, Rere, Cim, Zulham, Jein, Dila, Ahmad, Yuyun dan saya.

Ada cerita unik di balik tulisan saya dan buku ini. Awal Februari lalu, saya membaca tulisan Shindy yang berjudul “Si Pagar”. Saya terkesima, betapa unik ide tulisannya. Pagar, benda mati yang sehari-hari ada bersama manusia menjadi saksi kisah cinta dua insan – Arundari dan Gema. Saya tergelitik untuk menulis kisah dengan ide yang sama. Shindy yang super kreatif, memberikan ide-ide benda mati yang bisa digunakan sebagai subjek. “Jo, coba lihat barang di dekatmu,” katanya, “mulailah dengan kamarmu.” Saya lihat kamar saya. Ada bantal, sarung, telepon genggam, kipas angin tapi semuanya itu tidak memberi saya ide untuk menulis.

Menjelang tidur, saya buka laptop utuk mengecek sosmed sekalian main game sampai ngantuk, kebiasaan sebelum tidur. Dan tiba-tiba ide itu muncul. This is brilliant! Saya mulai menulis sebuah cerita dengan sudut pandang…. sebuah laptop.

Saya menyelesaikannya malam itu juga dan memberitahukan Shindy. Dia menyambut gembira dan merekrut saya untuk menjadi kontributor, bersanding bersama ‘Si Pagar’. Saya kebinigungan untuk memberi judul tulisan ini – FYI sesaat sebelum tidur, saya menyimpan format tulisan saya dengan nama ‘Laptop Si Unyil’. Ah, masak tulisan ini diberi judul itu? Saya baca lagi tulisan saya dan akhirnya menemukan celah untuk memberi dia nama – DOBY.

Setelah itu, banyak penulis lain yang ikut bergabung menjadi kontributor, totalnya sepuluh orang. Animo pembaca pun terbilang sangat bagus. Dari catatan counter ada lebih dari tiga ribu orang yang sudah membaca tulisan-tulisan kami.

Awal bulan Juni, Shindy memberi kabar bahwa tulisan-tulisan kami akan dibukukan. Shindy mulai membuat konsep dan timeline untuk peluncuran buku kami. Shindy membuat grup di Line dan Twitter, lalu kami mulai membahas kelahiran buku ini.

Penulis-penulis dalam buku “Si Pagar Dan Cerita Lainnya” ini multi talent sekali. Nanda, yang piawai dalam videografi kami percayai (lebih tepatnya voluntering dirinya setelah kami todong) untuk membuat teasernya. Shindy dan temannya membuat sampul buku. Sedangkan saya? Cuman urun ide daong. Hahahaha.

Akhirnya, buku ini bisa naik cetak. Untuk memesannya, bisa klik tautan ini. Oh iya, semua keuntungan dari penjualan buku ini akan kami donasikan untuk amal. Jadi, ini kesempatan baik untuk memiliki buku keren sekaligus beramal. Mumpung Ramadhan.

 

Catatan pribadi:

Saya kehilangan guru menulis dan teman diskusi beberapa bulan yang lalu. Tapi saya mendapatkan gantinya, tidak satu tapi dua – dan mungkin akan bertambah lagi. Terimakasih untuk Shindy dan Adit.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s