Kutuliskan ini sekali saja

4d7e6cb1289975f932aa3d032f44f612

Jika mencintaimu menyiksaku, maka siksa itu yang kutunggu.

Kau bilang berpikirlah logis, hei…. apakah cinta sama dengan logika?

Ketika jarak kita semakin dekat, kita justru berlarat-larat.

Aku tak pernah berencana mencintaimu, tak berencana pula menjauhimu.

Aku ingin seperti dulu, menjadi bayang-bayangmu.

 

Bulan kelima.

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s